Artikel
Kawasan Bisnis akan Mulai Menyebar ke Wilayah Selatan Jakarta dan Berikut Alasannya
Pastinya Anda tahu kalau kini pemerintah kota Jakarta
tengah gencar-gencarnya memodernisasi infrastruktur transportasi umum ke area suburban kota Jakarta demi melancarkan aktivitas
Anda sehari-hari. Yup, it’s about time we
say NO to traffic! Apalagi menurut survei populasi pekerja Ibukota
kebanyakan berasal dari kota-kota satelit seperti Bogor, Bekasi, dan Tangerang,
dan dari area-area sekitarnya seperti Ciputat, jantung ekonomi Tangerang
Selatan.
Salah satu wilayah yang jadi fokus adalah area selatan
Jakarta: jalur Mass Rapid Transportation yang pertama di Indonesia sudah
kelihatan bukti pembangunannya di Jakarta dan kelak pada 2018 akan menampung
perjalanan para commuters di
sepanjang rute Bunderan Hotel Indonesia dan Lebak Bulus. Namun saat ini pun,
khusus untuk penghuni Ciputat, Transjakarta telah mengakomodasi mobilitas
mereka dengan dibukanya rute baru jurusan Ciputat – Bunderan HI (Tosari) yang
mulai beroperasi 6 Juni silam. (Apabila menggunakan Commuter Line bisa transit
di stasiun Tanah Abang dan melanjutkan perjalanan dengan naik CL tujuan
Serpong/Maja lalu turun di stasiun Sudimara)
![]() |
Tak dimungkiri merancang tata kota dan transportasi
publik yang lebih mengarah ke Transit Oriented Development (TOD) bakalan ampuh
menimbulkan efek domino positif, terutama di area sekitar lokasi stasiun yang
otomatis akan mengalami peningkatan nilai dan harga lahan lantaran tak lagi jadi
pusat kemacetan dan akses untuk mencapainya yang lebih gampang dengan kehadiran
transportasi berbasis rel seperti MRT. Namun, yang terpenting, pembangunan
stasiun MRT maupun halte dan busway rute
berpotensi mendorong konstruksi hunian secara vertikal.
“Kebutuhan ruang kota dan strategis letak akan mengurangi
perambahan lahan sawah di pinggiran kota yang otomatis mampu mengurangi
banjir,” ungkap Djoko Suwandono, Lektor Kepala dan Dosen Jurusan Perencanaan
Wilayah dan Kota dari Universitas Diponegoro, Semarang, seperti dilansir di www.republika.co.id. “Melindungi lahan sawah akan menjaga swasembada pangan
dan pengurangan impor pangan. Mengurangi banjir juga akan mereduksi biaya yang
diakibatkan oleh banjir tersebut.”’
Tentu masih banyak aspek lain yang akan diuntungkan,
semisal penghematan finansial yang pastinya tak akan terjadi bila sehari-hari
Anda menggunakan mobil pribadi, dan secara psikologis Anda tak mesti stres lagi
karena terjebak macet atau lantaran mesti gonta-ganti angkutan umum hanya untuk
mencapai kantor.
Ya, kini sudah tak perlu resah lagi memilih apartemen atau tempat
tinggal di area kota satelit Jakarta, bahkan kemungkinan besar saat moda MRT
nanti siap ditumpangi di tahun 2018/9 pusat kegiatan bisnis sudah akan menyebar
ke area TB Simatupang, Jakarta Selatan, di mana sekarang pun di kedua sisi
jalannya sudah banyak diisi oleh gedung-gedung perkantoran. Yup, sekarang Anda tak perlu lagi
berkiblat ke pusat Jakarta seperti Sudirman atau Thamrin karena kelak roda perekonomian
akan merata ke seluruh penjuru kota Jakarta (dan Indonesia).
So, lokasi hunian mana yang Anda ingin incar di Jakarta
Selatan?

Tidak ada komentar